Ust Bachtiar Natsir: Bagi Muslim, Merdeka adalah Tunduk pada ‘Undang-undang Tuhan’



Dakwah Media - Ketua Arrahman Quranic Learning (AQL), Ustadz Bachtiar Nashir menegaskan bahwa makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, khususnya umat Islam adalah ‘berketuhanan yang maha Esa’. Menurutnya, ‘berketuhanan yang maha Esa’ bukan hanya percaya dengan Tuhan, tapi juga tunduk pada aturan-Nya.

“Makna kemerdekaan bagi khususnya umat Islam kemerdekaan adalah ber-Ketuhanan yang Maha Esa. Ketuhanan yang Maha Esa adalah bukan karena mengakui akan adanya Tuhan. Tetapi tunduk kepada kitab-kitab Tuhan, tunduk pada ‘undang-undang Tuhan’,” katanya dalam konferensi pers di Gedung AQL, Jakarta Selatan pada Senin (14/08).

“Inilah esensi kemerdekaan yang sesungguhnya bagi umat Islam dalam berbangsa dan bernegara,” sambungnya.

Sebagai manusia Indonesia dari sudut pandang Islam, kata dia, merdeka berarti menjadi manusia Indonesia yang berkeadilan dan berkeadaban.

“Sebab kemanusiaan kemanusiaan saja tanpa adanya rasa keadilan dan keadaban maka bukanlah manusia Indonesia,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab baik di tingkat kepemimpinan nasional maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mulai pudar. Hal itu ditunjukkan dengan ambisi yang besar untuk mendapatkan dunia.

“Dimana materialisme hedonisme, dan adanya penyakit memperbanyak sesuatul, memperbanyak suara, memperbanyak konstituen seakan-akan itulah menjadi ukuran-ukuran kekuatan dan kehormatan,” ujarnya. [kn]

0 Response to "Ust Bachtiar Natsir: Bagi Muslim, Merdeka adalah Tunduk pada ‘Undang-undang Tuhan’"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Plis Like Fanpage Kami ya
close