Klaim Kebangkitan Indonesia Mirip Korsel, Jokowi Lagi Mimpi disiang Bolong



Dakwah Media - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mimpi di siang hari dengan menyamakan Indonesia  saat ini mirip Korea Selatan saat awal bangkit menjadi negara industri.

“Korsel awal menjadi negara industri itu pertumbuhannya ekonominya lumayan bagus dan menekan utang dari negara lain,” kata aktivis Malari 1974, Salim Hutadjulu ke, Jumat (13/10).

Kata Salim, dari data yang diungkapkan Jokowi sudah salah terkait awal kebangkitan industri Korsel. “Korsel sangat berhemat dalam pengelolaan utang, dan bukan jor-joran utang untuk infrastruktur sebagaimana dilakukan Jokowi,” papar Salim.

Salim mengatakan, utang Korsel hanya untuk produktivitas menggerakan ekonomi seperti seperti membangun industri. “Rakyat yang bekerja di pabrik sehingga ada pendapatan, muncul daya beli masyarakat, dan negara pun memproteksi harga barang sehingga tidak terjadi kenaikan,” jelas Salim.

Menurut Salim, Korea Selatan membantu jaringan korporasi raksasa yang biasa disebut Chaebol. “Chaebol itu pengusaha pribumi yang mempunyai komitmen dalam memajukan Korea Selatan. Sedangkan di Indonesia, kelompok warga keturunan Tionghoa yang punya prioritas,” papar Salim.

Kata Salim, awal Korsel menjadi negara industri dibawah Presiden Park Chung Hee dengan menekankan pembangunan ekonomi maupun industri di pedesaan. “Sehingga terjadi pemerataan,” jelas Salim.

Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia saat ini mirip Korsel saat awal menjadi negara industri maju. “Menurut World Economic Forum, kondisi Indonesia ini sama seperti yang dialami Korea Selatan (Korsel) saat pertama bangkit menuju negara industri dunia,” kata Jokowi,  Rabu (11/10) [snc]

0 Response to "Klaim Kebangkitan Indonesia Mirip Korsel, Jokowi Lagi Mimpi disiang Bolong"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Plis Like Fanpage Kami ya
close