Dakwah Media - Penggunaan bahan kardus untuk kotak suara Pemilu 2019 dianggap sebagai lelucon yang gila.

Sebagaimana yang disuarakan Komunitas Cinta Bangsa (KCB) yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (17/12).

"KPU kardus versus KPU gila. Lelucon sekaligus kemirisan kini dilakukan oleh KPU," kata Koordinator KCB Ainur Ridho dalam orasinya.

Bagaimana tidak, dengan dalih pemangkasan biaya, kotak suara malah dibuat dari bahan kardus. Sementara anggaran Pilpres dan Pemilu 2019 yang dikelola KPU naik tiga persen dari tahun 2014 menjadi Rp 24,1 triliun. Padahal, alasan keamanan jauh lebih penting.

"Bagaimanapun juga alasan keamanan adalah yang paling utama. Semua kemungkinan akan terjadi sekalipun menurut KPU kotak suara yang terbuat dari kardus itu kedap air tapi kenyataannya banyak kardus yang rusak karena terendam banjir seperti yang terjadi di gudang logistik KPUD Kabupaten Badung, dan tidak tanggung-tanggung yang rusak sebanyak 2065 kotak suara," papar Ridho. [rmol] 

0 Response to " "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Plis Like Fanpage Kami ya
close