Suara Dentuman Terdengar di Langit Selat Sunda



Masyarakat pesisir sekitar Pantai Selat Sunda kembali mendengarkan suara dentuman yang cukup keras. Dentuman dahsyat itu diduga berasal dari Gunung Anak Krakatau.
Kasubdit Mitigasi Bencana Geologi wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM Kristianto mengatakan, Gunung Anak Krakatau kembali meletus berdasarkan pengamatan dari pukul 00.00-06.00 WIB, Rabu (26/12/2018).
Letusan yang mengeluarkan suara sangat keras ini sampai terdengar ke telinga masyarakat yang berada di wilayah Anyer dan sekitarnya.
"Suara dentuman terdengar hingga Pos PGA," kata Ristianto dalam keterangan persnya, Rabu (26/12/2018).
Selain itu, cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau secara meteorologi cenderung mendung, hujan disertai angin berembus sedang hingga kencang ke arah timur.
"Suhu udara 24-24 °C dan kelembaban udara 94-98 %. Volume curah hujan tidak tercatat," ujarnya.
Selain mendung dan hujan, kabut ternyata menutupi Gunung Anak Krakatau. Sehingga membuat petugas PVMBG kesulitan dan tak dapat mengamati asap vulkanis dari kawah gunung.
Bukan hanya itu, Gunung Anak Krakatau juga mengalami kegempaan tremor menerus atau microtremor dengan kekuatan 10-30 mm.
"Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah," pungkasnya.(KRJogja)

0 Response to "Suara Dentuman Terdengar di Langit Selat Sunda"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Plis Like Fanpage Kami ya
close