Sudah lebih 4 Hari, Ultimatum Abu Janda Dicuekin Facebook



Dakwah Media - Pegiat media sosial, Permadi Arya, mengklaim mempunyai bukti-bukti kuat untuk membawa kasus penghapusan laman Facebook miliknya ke ranah hukum. Permadi atau yang juga dikenal Abu Janda mengungkapkan akun Facebook yang digunakan olehnya untuk membuat halaman khusus di Facebook (fan page) dengan nama Abu Janda itu justru pernah diretas oleh Saracen.

Peretasan akun pribadinya itu terjadi pada 22 September tahun lalu. Hal itu diketahuinya dari pemberitahuan melalui e-mail. Peretas pun berhasil masuk ke akun pribadinya dan mengubah password, nomor telepon untuk verifikasi hingga e-mail akun tersebut.

Tak hanya itu, jelas Permadi, peretas pun mengganti foto profil akun miliknya itu dengan logo Saracen. Permadi juga mengatakan pascaperetasan itu sejumlah foto-foto pribadinya disebarkan hingga menjadi viral di media sosial. Beruntung, Permadi berhasil memulihkan kembali akunnya. Halaman Facebook-nya pun aman lantaran telah berganti akun.

“Dugaan kita ketika tim sekuriti Facebook melakukan tracking ke e-mail Saracen ini, ditemukan e-mail Saracen mengusai akun pribadi saya. Dianggapnya mungkin semua page dan akun lain yang diproduksi dari akun pribadi saya yang e-mail-nya sudah menjadi Saracen diaggap produk Saracen semua,” kata Permadi kepada Republika.co.id, Selasa (12/2).

Permadi hingga kini masih menunggu respons dari Facebook untuk memulihkan nama baik dan akun halaman Facebook-nya itu. Dia pun menunggu respons Facebook hingga Kamis, pascadirinya melayangkan somasi kepada Facebook pada Jumat (8/2) pekan lalu.

Kendati demikian, Permadi mengatakan usai dirinya melayangkan somasi, Facebook telah membuat pernyataan susulan. Bahwa, Facebook akan menginvestigasi kembali terkait penghapusan sejumlah halaman, akun dan grup di media sosial itu.

"Setelah kita kirim somasi mereka kasih respons ya, kita akan dalami lagi, akan investigasi lagi bukan tidak mungkin ditinjau ulang. Tapi kalau Facebook arogan, kita tempur sudah di pengadilan dan saya akan polisikan juga,” tuturnya.


Di media sosial, penghapusan akun Abun Janda di halaman Facebook Permadi Arya itu menjadi perbincangan warganet. Tagar #AbuJandaSaracen hingga #PermadiAryaBosSaracen sempat menjadi topik trending di Twitter.

Kendati demikian, Permadi justru mengaku senang pembahasan tentang dirinya dapat menjadi perbincangan tertinggi di jagat dunia maya. Dia pun mengaku telah siap jika kasus tersebut digoreng terus untuk kepentingan pihak-pihak tertentu jelang Pilpres 2019.

Bahkan, Permadi mengatkan dirinya bakal bersedekah kepada sejumlah pemilik akun yang meramaikan cicitan tentang penghapusan halaman Facebook-nya itu. "Ini kan tahun politik sudah risiko saya yang sudah identik dengan pendukung pejawat. Kalau digoreng habis-habisan oleh kubu oposisi saya sudah siap risikonya,” katanya.

0 Response to "Sudah lebih 4 Hari, Ultimatum Abu Janda Dicuekin Facebook"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Plis Like Fanpage Kami ya
close